Senin, 24 Oktober 2011

MENTERI YANG DITUKAR



MENTERI YANG DITUKAR
Well, gue tau apa yang lo semua pikirin pada saat lo baca judul blog ini. Bukan, ini bukan kisah tentang Hattara Jasa yang ternyata ayah dari Amirah, atau Pak Prabu yang sebenernya ayah dari calon mantu SBY ( well, gue gak tau nama anak hattara Jasa) haha. Apa? Tentang mereka yang ikut syuting Putri yang Di Tukar ke Hongkong? SEKALI LAGI BUKAN. Tentang Surti yang berusaha menggaet Boediono?? Ohh bukaaannn jugaaa…. Ampun deh otak ibu-ibu sinetron! #dirajammasa
Okey serius, kenapa gue pilih judul diatas?? Ya as we know laah, SBY lagi seneng banget gonta – ganti pasangan kan. Playboy huh? Eh salah. Sorry out of focus. Ya SBY lagi dan lagi berniat untuk me reshuffle menteri-menterinya. Well jujur sebenernya gue gak terlalu paham masalah politik, but ya in my sotoy opinion, mau SBY ngerubah atau me reshuffle menterinya sampe 100000000 kali juga, kalau emang kinerja dia sebagai “bapak” Negara ini kurang tegas juga percuma pak bos. Well sebenernya apa sih yang mereka pikirin?? Giliran ngerasain kemewahan jadi menteri yang sebenernya gak fungsi itu? coba deh, masih banyak anak yang seharusnya sekolah, tapi mereka malah ngamen atau ngemis itu yang seharusnya bahagia diluar sana yang “di reshuffle” kehidupannya. Yang lebih dijamin kesejahteraannya. Siapa tau mereka, pengamen jalanan itu adalah mutiara putih yang tertutup debu kejamnya ibu kota. Siapa tau aja mereka sebenernya punya otak seencer James Watt, atau ternyata dia punya bakat music yang luar biasa. Who knows?? Tapi emang sebenernya pemerintah kurang peka terhadap keadaan ini. Atau malah berusaha untuk tidak peka. Ya mereka sepintas hanya memikirkan bagaimana mereka bisa meraup keuntungan laggi. Well egois. Itulah sifat yang masih sulit di buang. Jadi sebenernya mauu itu menteri di tukar dengan pak Prabu atau Amirah sekalipun, Indonesia still walking in the place (jalan ditempat, okey ini ngaco. Anggaplah gue expert). Semuanya harus Dimulai dari pemimpin kita yang harus bener-bener peduli baru turun ke rakyat.. jika pemimpin sudah bisa menekan sisi egoisme mereka dan berusaha sedikit lebih peka lagi, gue yakin Indonesia akan lebih maju. Ya seengaknya mencoba jalan lah walau selambat siput, dari pada dia menganut system undur-undur.. yang selalu berkata maju, tapi sebenarnya kita mundur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar